Garis Waktu Peradaban Manusia

Zaman Nusantara

1293 M - 1500 M: Era Kerajaan Majapahit


1334: Gajah Mada diangkat sebagai Mahapatih Amangkubumi Majapahit oleh Ratu Tribuwanatunggadewi. Di tahun yang sama ini juga Gajah Mada mengucapkan Sumpah Palapa untuk menyatukan Nusantara. Sumpah ini awal dimulainya ekspansi besar Majapahit ke seluruh kerajaan-kerajaan di Nusantara.

1343: Gajah Mada menundukkan Kerajaan Bali dibantu oleh Adityawarman. Sri Kresna Kepakisan ditunjuk Majapahit untuk memerintah Bali.




600 M - 1300 M: Era Kerajaan Sriwijaya


Sriwijaya adalah salah satu kerajaan besar yang dikenal dengan maharajaan bahari yang pernah berdiri di Nusantara dengan daerah kekuasaan membentang dari Kamboja, Thailand Selatan, Semenanjung Malaya, Sumatera, Jawa Barat dan kemungkinan juga Jawa Tengah. Dalam bahasa Sanskerta, sri berarti "bercahaya" atau "gemilang", dan wijaya berarti "kemenangan" atau "kejayaan", maka nama Sriwijaya bermakna "kemenangan yang gilang-gemilang".





Kebangkitan Nasional

1928 M: Kongres Pemuda II


Kongres Pemuda II diselenggarakan pada tanggal 28 Oktober 1928. Pada Kongres Pemuda II inilah dihasilkan kesepakatan penting yang kita kenal dengan SUMPAH PEMUDA. --------------------- Artikel terkait: 1. KONGRES PEMUDA II: AWAL TERBENTUKNYA BANGSA INDONESIA





Era Nabi Isa

1 M: Nabi Isa lahir di Betlehem Yerusalem.


1M: Nabi Isa lahir di Betlehem Yesuralem. Tahun kelahiran Nabi Isa ini memang masih menjadi perdebatan banyak sejarawan, tapi setidaknya 1M dapat kita jadikan rujukan sementara sebagai tahun kelahiran Nabi Isa ini lantaran sebab munculnya kalender Masehi memanglah dibuat sebagai penanda tahunnya nabi Isa sang Mesias atau Al-Masih.




29 M: Nabi Isa menjadi nabi.


Nabi Isa memulai tugasnya sebagai seorang nabi pada 29 M. Ada dikisahkan diawal tugasnya sebagai nabi, nabi Isa mendapatkan inisiasi atau pembaptisan oleh nabi Yahya di sungai Yordan.





Penjajahan Portugis

1512M-1641M - Penjajahan Portugis di Nusantara


1952: Portugis mulai menjajah tanah Nusantara. Pada saat kedatangan Portugis di Nusantara, saat itu Nusantara sedang dalam kondisi lemah terpecah dalam puluhan kerajaan yang saling takluk menaklukan.




1575 - Sultan Babullah mengusir Portugis dari Ternate.


Sultan Babullah mengusir Portugis dari Ternate.Karena itu Portugis membangun sebuah benteng di Tidore.





Zaman Nabi Adam - Nabi Yahya

1 M - 31 M: Masa Hidup Nabi Yahya


1M: Tahun kelahiran Nabi Yahya dan Nabi Isa memanglah tidak jauh berbeda, sebab ada dikisahkan bahwa ketika Maryam ibunda Nabi Isa sedang mengandung, Nabi Zakaria, ayah dari Nabi Yahya, mendapatkan kabar gembira dari malaikat bahwa ia juga akan mendapatkan seorang anak. 28M: Nabi Yahya diangkat sebagai Nabi. 31M: Nabi Yahya wafat dihukum mati oleh Raja Herodes lantaran ia menentang pernikahan Sang Raja dengan Herodias istri dari saudaranya sendiri.




90 SM - 36 M: Masa Hidup Nabi Yahya


90 SM: Ada dikisahkan bahwa saat Nabi Yahya mendapatkan berita akan datangnya seorang anak baginya, saat itu ia berusia sekitar 90 tahun. Jika dilihat dari perkiraan kelahiran Nabi Yahya maka dapat dikatakan Nabi Zakaria lahir pada tahun 90SM.




820 SM - 750 SM: Masa Hidup Nabi Yunus


Nabi Yunus adalah hidup pada masa pemerintahan Yerobeam II. Nabi Yunus dikenal sebagai nabi yang karena pertolongan Allah dapat bertahan hidup di dalam perut ikan paus selama tiga hari tiga malam. Dikisahkan bahwa ia ditugaskan oleh Allah untuk berdakwah kepada orang Assyiria musuh orang Israel di Ninawa-Iraq. Tetapi Yunus tidak mengindahkan perintah Allah untuk mendatangi orang Assyiria dan justru pergi ke tempat yang lain.

Ia melarikan diri dengan menumpang kapal yang menuju ke Tarsis. Namun, di tengah laut, kapal itu ditempa badai besar dan untuk menyelamatkan seisi kapal Yunus dilemparkan ke laut setelah melaui udian. Ia kemudian ditelah oleh seekor ikan besar dan setelah 3 hari dan 3 malam di perut ikan, Yunus dimuntahkan ke luar dan selamat.




885 SM - 795 SM: Masa Hidup Nabi Ilyasa


830 SM: Nabi Ilyasa diangkat menjadi Rasul dan ditugaskan berdakwah kepada Bani Israil dan orang-orang Amoria di daerah Panyas, Syam. Ia wafat di kota Palestina.




910 SM - 850 SM: Masa Hidup Nabi Ilyas


910 SM: Nabi Ilyas dilahirkan. Nabi Ilyas adalah keturunan ke 4 dari Nabi Harun. 870 SM: Nabi Ilyas diangkat menjadi nabi dan ditugaskan berdakwah kepada orang-orang Finisia dan Bani Israel yang menyembah berhala bernama Baal di Kota Baalbak, Syam. Kota Baalbak diambil dari nama berhala yang mereka sembah.




1040 SM - 970 SM: Masa Hidup Nabi Daud


1040 SM: Nabi Daud lahir Bethlehem, Yehuda, Israel. 1010 SM: Nabi Daud menjadi Raja atas kerajaan Yehuda di Hebron. 1002 SM: Nabi Daud memerintah atas seluruh Israel sampai dengan akhir hayatnya. 970 SM: Nabi Daud wafat dan kemudian pemerintahannya dilanjutkan oleh Nabi Sulaiman.




989 SM - 931 SM: Masa Hidup Nabi Sulaiman


989 SM: Nabi Sulaiman dilahirkan. Nabi Sulaiman adalah anak dari Nabi Daud dari istrinya yang bernama Batsyeba. 970 SM: Nabi Sulaiman diangkat menjadi Nabi sekaligus Raja Israel mewarisi kerajaan Ayahnya Nabi Daud.





Era Nabi Muhammad

611 M: Menjadi seorang Rasul


Pada tanggal 17 Ramadhan atau 16 Agustus 611 M Nabi Muhammad menjadi seorang Rasul yang ditandai dengan turunnya surat Al-Alaq sebagai wahyu pertama kepadanya.




571M: Nabi Muhamad Lahir di Mekah.


Nabi Muhammad lahir pada hari Senin, tanggal 12 Rabi'ul Awal, tahun gajah bertepatan dengan tanggal 20 April 571 M. Ibunda belia bernama Sayyidah Aminah. Namun saat Nabi Muhammad masih dalam kandungan, bapaknya yang bernama Abdullah meninggal dunia. Nabi Muhammad terlahir sebagai seorang yatim.




621 M: Isra' Mi'raj


Nabi Muhammad Isra’ Mi'raj dari masjidil Haram di Makkah ke masjidil Aqsa di Palestina dilanjutkan perjalanan ke Sidrathul Muntaha langit ke 7.




622 M: Hijrah ke Madinah


Nabi Muhammad hijrah dari Makkah ke Madinah. Hijrah tersebut terjadi karena penindasan orang-orang musyrik Quraisy yang luar biasa terhadap Nabi dan para sahabatnya.




622 M: Mendirikan Negara Madinah - Piagam Madinah


Piagam Madinah yang juga dikenal dengan sebutan Konstitusi Madinah, ialah sebuah dokumen yang disusun oleh Nabi Muhammad SAW dengan mengikutsertakan pemuka-pemuka Madinah pada masa itu, yang merupakan suatu perjanjian formal antara dirinya dengan semua suku-suku dan kaum-kaum penting di Yathrib (Madinah) pada tahun 622 M. Dokumen tersebut disusun sejelas-jelasnya dengan tujuan utama untuk menghentikan pertentangan sengit antara kelompok seperti pertentangan Bani 'Aus dan Bani Khazraj di Madinah. Di dalam Piagam Madinah ditetapkan dan diatur hak-hak dan kewajiban-kewajiban bagi setiap suku dan kelompak. Piagam Madinah ini merangkul dan menyatukan seluruh golongan yang ada; Ashar, Muhajirin, suku-suku Yahudi, suku-suku Arab Badui (komunitas-komunitas pagan) yang tinggal di Madinah. Di dalam Piagam Madinah inilah mereka semua yang berbeda suku dan agamanya itu terikat menjadi suatu kesatuan dan disebut sebagai Ummat yang Satu. ---------------------------- Artikel terkait 1. Piagam Madinah




621 M: Bai'at Aqbah Pertama


Bai'at 'Aqabah I (621 M) adalah perjanjian Nabi Muhammad Sallallahu'Alaihi Wasallam dengan 12 orang dari Yatsrib yang kemudian mereka memeluk Islam. Bai'at 'Aqabah ini terjadi pada tahun kedua belas kenabiannya. Kemudian mereka berbaiat (bersumpah setia) kepada Muhammad. Isi baiat itu ada tiga perkara: *Tidak menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu apapun. *Melaksanakan apa yang Allah perintahkan. *Meninggalkan apa yang Allah larang.




622 M: Bai'at Aqabah Kedua


Bai'at 'Aqabah II (622 M) adalah perjanjian yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Sallallahu'Alaihi Wasallam terhadap 73 orang pria dan 2 orang wanita dari Yatsrib pada waktu tengah malam. Wanita itu adalah Nusaibah bintu Ka’ab dan Asma’ bintu ‘Amr bin ‘Adiy. Perjanjian ini terjadi pada tahun ketiga belas kenabian. Mush’ab bin ‘Umair kembali ikut bersamanya beserta dengan penduduk Yatsrib yang sudah terlebih dahulu masuk Islam. Mereka menjumpai Rosulullah di ‘Aqabah pada suatu malam. Nabi Sallallahu'Alaihi Wasallam datang bersama pamannya Al ‘Abbas bin ‘Abdil Muthallib. Ketika itu Al ‘Abbas masih musyrik, hanya saja ia ingin meminta jaminan keamanan bagi keponakannya Rosul Sallallahu'Alaihi Wasallam, kepada orang-orang Yatsrib itu. Ketika itu Al ‘Abbas adalah orang pertama yang angkat bicara kemudian disusul oleh Rosulullah yang membacakan beberapa ayat Al Qur'an dan menyerukan tentang Islam. Kemudian Rosulullah Sallallahu'Alaihi Wasallam membaiat orang-orang Yatsrib itu . Isi baiatnya adalah: *Untuk mendengar dan taat, baik dalam perkara yang mereka sukai maupun yang mereka benci. *Untuk berinfak baik dalam keadaan sempit maupun lapang. *Untuk beramar ma’ruf nahi munkar. *Agar mereka tidak terpengaruh celaan orang-orang yang mencela di jalan Allah. *Agar mereka melindungi Muhammad sebagaimana mereka melindungi wanita­-wanita dan anak-anak mereka sendiri.




576 M: Ibunda Rasulullah wafat di Madinah pada saat usia Rasulullah 6 tahun.


Saat berusia 6 tahun, Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam pergi bersama ibunya ke Madinah dan tinggal selama sebulan di dusun Bani Najjar. Sepulang dari sana, ditengah jalan di daerah Abwaa’, Aminah jatuh sakit dan kemudian wafat. Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian dipelihara beberapa saat oleh Ummu Aiman (budak peninggalan ayah bundanya).





Timeline Lagu Nasional Indonesia

1963: Dari Sabang Sampai Merauke


Pencipta : R. Suharjo Tahun : 1963 Lirik: Dari Sabang sampai Merauke Berjajar pulau-pulau
Sambung menyambung menjadi satu
Itulah Indonesia Indonesia tanah airku
Aku berjanji padamu Menjunjung tanah airku Tanah airku Indonesia Penjelasan: Lagu ini digubah dari lagu "Dari Timur Sampai ke Barat" ciptaan WR. Supratman. Digubahnya lagi ini berkaitan dengan telah terbebaskannya Irian Barat dan menjadi bagian dari wilayah NKRI yang berdaulat. Dengan telah terbebaskannya Irian Barat dari tangan Belanda, maka telah tuntaslah misi Revolusi Indonesia untuk mewujudkan Negara Republik Indonesia yang berbentuk kesatuan yang wilayah kekuasaannya dari Sabang sampai Merauke. Jika di tahun 1926, hal tersebut hanya sebatas impian dan cita-cita bangsa Indonesia yang tergambar dalam lagu Dari Timur Sampai ke Barat, di tahun 1963 inilah kesatuan pulau-pulau dari Sabang sampai Merauke itu benar-benar menjadi tanah air-nya bangsa Indonesia yang berdaulat.




1926: Dari Timur Sampai Ke Barat


Pencipta: WR. Supratman
Tahun: 1926

Lirik:
Dari timur sampai ke barat
Berjajar pulau-pulau
Sambung menyambung menjadi satu
Itulah Indonesia


Indonesia tanah airku
Aku berjanji padamu
Menjunjung tanah airku
Tanah airku Indonesia

Penjelasan:
Di tahun 1926, saat lagu ini diciptakan, bangsa Indonesia sedang berada dalam letupan-letupan semangat Kebangkitan Nasional. Bangsa Indonesia terbakar jiwanya dengan hebat oleh sebuah ide; sebuah kehendak untuk menjadi bangsa yang merdeka.

Dan bersama kehendak luhur untuk menjadi bangsa yang merdeka ini juga hidup sebuah sebuah kesadaran penting bahwa satu-satunya cara; satu-satunya jalan untuk dapat mengusir penjajah dan menjadi bangsa yang merdeka adalah BERSATU. Karena itulah demi untuk dapat tercapainya persatuan ini penting agar setiap kelompok dan golongan untuk benar-benar dapat menanggalkan perbedaan-perbedaan sempit.

Seruan dan semangat persatuan ini terlihat jelas dalam Manifesto Politik 1925 yang dikeluarkan oleh Perhimpunan Indonesia. Di dalam Manifesto Politik 1925 tersebut diserukan:

1. Hanya suatu Indonesia yang merasa dirinya satu, sambil menyampingkan segala perbedaan antara satu golongan dengan golongan lain dapat mematahkan kekuasaan penjajah. Tujuan bersama, pembebasan Indonesia, menuntut adanya suatu aksi umum yang insyaf, bersandar atas kekuatan sendiri dan bersifat kebangsaaan.

2. Turut campurnya segala lapisan rakyat Indonesia dalam perjuangan kemerdekaan ini ialah juga suatu syarat yang penting sekali untuk mencapai tujuan itu.

3. Unsur yang terkemuka dan terpenting dalam tiap-tiap masalah pemerintahan ialah kepentingan yang berlawanan antara si penjajah dan si terjajah. Maksud politik si penjajah untuk mempertipis dan menutupi unsur itu harus disambut dari pihak si terjajah dengan mempertajam dan mempererat semua hal yang berlawanan itu.

4. Melihat pengaruh penjajah yang merusak dan menurunkan kesusilaan terhadap kehidupan Indonesia di bidang jasmani dan rohani maka perlu diusahakan untuk membuatnya normal kembali.

Satu tahun setelah Manifesto Politik 1925 itulah muncul lagu "Dari Timur Sampai Ke Barat" tersebut. Dari liriknya kita dapat menangkap dengan jelas bahwa hadirnya lagu tersebut ditujukan untuk membentuk mindset tentang "Tanah Air".




1928: Indonesia Raya


Pencipta: WR. Supratman

Tahun: 1928

Lirik:

Indonesia tanah airku,

Tanah tumpah darahku,

Di sanalah aku berdiri,

Jadi pandu ibuku.

Indonesia kebangsaanku,

Bangsa dan tanah airku,

Marilah kita berseru,

Indonesia bersatu.

Hiduplah tanahku,

Hiduplah neg'riku,

Bangsaku, Rakyatku, semuanya,

Bangunlah jiwanya,

Bangunlah badannya,

Untuk Indonesia Raya.

Indonesia, tanah yang mulia,

Tanah kita yang kaya,

Di sanalah aku berdiri,

Untuk s'lama-lamanya.

Indonesia, tanah pusaka,

Pusaka kita semuanya,

Marilah kita mendoa,

Indonesia bahagia.

Suburlah tanahnya,

Suburlah jiwanya,

Bangsanya, Rakyatnya, semuanya,

Sadarlah hatinya,

Sadarlah budinya,

Untuk Indonesia Raya.

Indonesia, tanah yang suci,

Tanah kita yang sakti,

Di sanalah aku berdiri,

Jaga ibu sejati.

Indonesia, tanah berseri,

Tanah yang aku sayangi,

Marilah kita berjanji,

Indonesia abadi.

S'lamatlah rakyatnya,

S'lamatlah putranya,

Pulaunya, lautnya, semuanya,

Majulah Neg'rinya,

Majulah pandunya,

Untuk Indonesia Raya.

Indonesia Raya,

Merdeka, merdeka,

Tanahku, neg'riku yang kucinta!

Indonesia Raya,

Merdeka, merdeka,

Hiduplah Indonesia Raya.

Penjelasan:




1929: Ibu Kita Kartini


Pencipta: WR. Supratman

Tahun: 1929

Lirik:

Ibu kita Kartini
Putri sejati
Putri Indonesia
Harum namanya

Ibu kita Kartini
Pendekar bangsa
Pendekar kaumnya
Untuk merdeka

Wahai ibu kita Kartini
Putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya
Bagi Indonesia

Penjelasan:

Sejak tahun 1929 lagu “Ibu Kita Kartini” telah dinyanyikan dan sejak tahun 1964 setiap tanggal 21 April kita selalu memperingati Hari Kartini. Kartini begitu kita elu-elukan; kita sebut ia sebagai puteri sejati, sebagai pendekar bangsa, sebagai puteri yang mulia, yang harum namanya dan seorang pendekar kaum wanita yang cita-citanya amat besar bagi Indonesia. Kenapa demikian?

Puteri sejati, puteri Indonesia yang harum namanya.

Kartini disebut sebagai puteri sejati dan puteri Indonesia yang harum namanya lantaran Kartini berhasil membentuk karakter yang sejati; karakter yang merdeka dan berhasil lepas dari kungkungan tradisi yang tidak humanis dan rasional. Karakter Kartini merupakan sintesa dari pertentangan dua budaya yang berbeturan pada masa kehidupannya. Budaya barat (Belanda) yang cenderung bebas tanpa batas, dan budaya timur (Jawa) yang penuh dengan kungkungan terlebih-lebih terhadap kaum perumpuan.

Meski hidup dalam tradisi Jawa yang kala itu memberi kekangan yang hebat terhadap perumpuan; dimana Kartini sangat dibatasi pergaulannya, dibatasi kondratnya sebagai manusia untuk mengenal dunia, untuk memperluas wawasan dan pengetahuan, namun Kartini tidak tunduk dan menyerah begitu saja. Dia terus membaca berbagai buku yang dipijamkan oleh kakaknya walaupun harus sembunyi-sembunyi, dia diam-diam keluar dari rumah untuk memperluas wawasannya dan juga memiliki teman korenspodensi di negeri Belanda.

Dan hebatnya Kartini adalah sekalipun kekagumannya sangat besar terhadap budaya Belanda yang memberi kekebasan kepada kaum perumpuan, namun Kartini berhasil mensintesakan dua budaya yang bertolak belakang tersebut. Dan jadilah Kartini seorang perumpuan yang berpikir merdeka namun tetap berdiri kokoh dan mengakar kepada nilai-nilai budaya bangsanya.

Pendekar bangsa, pendekar kaumnya untuk merdeka.

Pada masa hidup Kartini, Indonesia sedang berada dalam keterpurukan yang hebat akibat penjajahan yang begitu panjang. Meski pada masa Kartini perbudakan yang kejam di pulau Jawa telah dihapuskan, namun pemberlakukan poenala sanctie juga tidak kalah kejamnya bagi rakyat Indonesia. Dijualnya tanah-tanah rakyat oleh Belanda kepada para pengusaha Arab dan Cina dan pemberlakuan poenala sanctie yang membolehkan seorang tuan tanah memberikan hukuman kepada pekerjanya membuat rakyat Indonesia makin terpuruk jiwa dan raganya.

Kondisi rakyat yang tidak dapat menggarap tanahnya secara bebas, perlakuan keji terhadap buruh dan upah pekerja yang rendah ditambah dengan pemberlakuan pajak yang membebani rakyat adalah gambaran kecil dari kesengsaraan masyarakat Indonesia saat itu. Di lingkungan Kartini sendiri banyak sekali masyarakat yang buta huruf dan tidak mendapat kesempatan untuk mengenyam pendidikan. Inilah yang membuat Kartini bergerak mendirikan sekolah dan mengajarkan masyarakat disekitarnya.

Kegigihan Kartini untuk memenuhi panggilan jiwa dan kodratnya sebagai manusia inilah yang lambat laun merubah pandangan orang tua Kartini dan pada akhirnya bersikap lebih lentur terhadapat kegiatan-kegiatan Kartini. Perjuangan Kartini untuk mengangkat harkat dan martabat perumpuan inilah yang sampai hari ini memberi inspirasi dan membawa pengaruh terhadap peradaban bangsa kita.

Puteri yang mulia, sungguh besar cita-citanya bagi Indonesia.

Semangat Kartini dan cita-cita Kartini memanglah amat besar bagi bangsa Indonesia ini. Pada masanya Kartini sudah melakukan banyak hal bagi masyarakat Indonesia khususnya masyarakat di sekitarnya. Selain mendirikan sekolah untuk mendidik masyarakat sekitar, Kartini juga bergerak untuk memajukan industri di lingkungannya. Kartini mendidik para pengerajin ukurin di Jepara pada waktu itu untuk mengembangkan usahanya.

Pada masanya, cita-cita Kartini untuk mendidik dan memajukan masyarakat Indonesia dengan mendirikan sekolah di berbagai tempat adalah sebuah cita-cita besar dan sangat mulia. Dan meski apa yang ia cita-cita tersebut belum dapat ia realisasikan di masa hidupnya, namun semangat dan jiwa besar dari cita-cita mulianya tersebut terus menjadi inspirasi bagi jutaan masyarakat Indonesia hingga hari ini.




1940: Bangun Pemudi Pemuda


Pencipta: Alferd Simanjuntak

Tahun: 1940

Lirik:

Bangun pemudi pemuda Indonesia
Lengan bajumu singsingkan untuk Negara

Masa yang akan datang kewajibanmu lah
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa

Sudi tetap berusaha jujur dan ikhlas

Tak usah banyak bicara trus kerja keras

Hati teguh dan lurus pikir tetap jernih

Bertingkah laku halus hai putra negri

Bertingkah laku halus hai putra negri

Penjelasan:




1942: Bagimu Negeri


Pencipta: Kusbini

Tahun:1942

Lirik:

Padamu negeri kami berjanji

Padamu negeri kami berbakti

Padamu negeri kami mengabdi

Bagimu negeri jiwa raga kami

Penjelasan:

Lagu Bagimu Negeri yang karya Kusbini pada tahun 1942 ini diciptakan atas permintan dari Bung Karno.




1945: Syukur


Pencipta: Husein Mutahar

Tahun: 1945.

Lirik:

Dari yakinku teguh
Hati ikhlasku penuh
Akan karunia-Mu
Tanah air pusaka
Indonesia merdeka
Syukur aku sembahkan
Kehadirat-Mu Tuhan

Dari yakinku teguh
Hati ikhlasku penuh

Akan karunia-Mu
Tanah air pusaka
Indonesia merdeka
Syukur aku sembahkan
Kehadirat-Mu Tuhan

Tanah air pusaka
Indonesia merdeka
Syukur aku sembahkan
Kehadirat-Mu Tuhan
Kehadirat-Mu Tuhan

Penjelasan:




1945: Sorak-sorak Bergembira


Pencipta: C. Simanjuntak Tahun: 1945 Lirik: Sorak-sorak bergembira
bergembira semua
Sudah bebas negeri kita
Indonesia merdeka

Indonesia merdeka
Republik Indonesia
Itu lah hak milik kita
untuk slama-lamanya Penjelasan:




1945: Maju Tak Gentar


Pencipta: C.Simanjuntak

Tahun : 1945

Lirik lagu:

Maju tak gentar

Membela yang benar

Maju tak gentar

Hak kita diserang

Maju serentak

Mengusir penyerang

Maju serentak

Tentu kita kita menang

Bergerak bergerak

Serentak menerkam

Menerjang terjang tak gentar

Tak gentar tak gentar

Menyerang menyerang

Majulah majulah menang

Penjelasan:

Awalnya lagu tersebut di atas berjudul "Majulah Putera Puteri Indonesia". Namun untuk kepentingan menghadapi revolusi menghadapi sekutu yang akan datang pasca proklamasi lagu tersebut digubah menjadi "Maju Tak Gentar".




1945: Gugur Bunga


Pencipta: Ismail Marzuki

Tahun: 1945

Lirik lagu:

Betapa hatiku takkan pilu

Telah gugur pahlawanku

Betapa hatiku takkan sedih

Hamba ditinggal sendiri

Siapakah kini plipur lara

Nan setia dan perwira

Siapakah kini pahlawan hati

Pembela bangsa sejati

Telah gugur pahlawanku

Tunai sudah janji bakti

Gugur satu tumbuh seribu

Tanah air jaya sakti

Gugur bungaku di taman bakti

Di haribaan pertiwi

Harum semerbak menambahkan sari

Tanah air jaya sakti

Penjelasan:

Lagu ini diciptakan sebagai respon penghormatan yang besar atas peristiwa yang terjadi di Surabaya pada tangal 10 November 1945.




1946: Hari Merdeka


Pencipta: H. Mutahar

Tahun: 1946

Lirik lagu:

Tujuh belas agustus tahun empat lima
Itulah hari kemerdekaan kita
Hari merdeka nusa dan bangsa
Hari lahirnya bangsa Indonesia
Merdeka

Sekali merdeka tetap merdeka
Selama hayat masih di kandung badan
Kita tetap setia tetap setia
Mempertahankan Indonesia
Kita tetap setia tetap setia
Membela negara kita

Penjelasan:




1947: Satu Nusa Satu Bangsa


Pencipta: Liberty Manik

Tahun 1947.

Lirik lagu:

Satu nusa
Satu bangsa
Satu bahasa kita
Tanah air
Pasti jaya
Untuk Selama-lamanya

Indonesia pusaka

Indonesia tercinta
Nusa bangsa
Dan Bahasa
Kita bela bersama

Penjelasan:




1947: Berkibarlah Benderaku


Pecipta: Ibu Soed

Tahun: 1947

Lirik lagu:

Berkibarlah benderaku
Lambang suci gagah perwira
Di seluruh pantai Indonesia
Kau tetap pujaan bangsa

Siapa berani menurunkan engkau
Serentak rakyatmu membela
Sang merah putih yang perwira
Berkibarlah Slama-lamanya

Kami rakyat Indonesia
Bersedia setiap masa
Mencurahkan segenap tenaga
Supaya kau tetap cemerlang

Tak goyang jiwaku menahan rintangan
Tak gentar rakyatmu berkorban
Sang merah putih yang perwira
Berkibarkah Slama-lamanya

Penjelasan:




1956: Garuda Pancasila


Pencipta: Sudharnoto

Tahun: 1956

Lirik lagu:

Garuda Pancasila
Akulah pendukungmu
Patriot Proklamasi
Sedia bekorban untukmu

Pancasila dasar Negara
Rakyat adil makmur sentosa
Pribadi bangsaku
Ayo maju... maju... ayo maju...maju

Ayo maju... maju...

Penjelasan:





Penjajahan VOC

1602 M: Para Pedagang Belanda Mendirikan VOC


1602 Maret 20 Verenigde Oost-Indische Compagnie – VOC (Perkumpulan Dagang India Timur) didirikan oleh para pedagang Belanda. Di masa itu, terjadi persaingan sengit di antara negara-negara Eropa, yaitu Portugis, Spanyol, Inggris, Perancis dan Belanda, untuk memperebutkan hegemoni perdagangan di Asia Timur.

Untuk menghadapai masalah ini, oleh Staaten Generaal di Belanda, VOC diberi wewenang memiliki tentara yang harus mereka biayai sendiri. Selain itu, VOC juga mempunyai hak, atas nama Pemerintah Belanda yang waktu itu masih berbentuk Republik untuk membuat perjanjian kenegaraan dan menyatakan perang terhadap suatu negara. Wewenang ini yang mengakibatkan VOC dapat bertindak seperti layaknya satu negara.





Penjajahan VOC

1602 M: Para Pedagang Belanda Mendirikan VOC


1602 Maret 20 Verenigde Oost-Indische Compagnie – VOC (Perkumpulan Dagang India Timur) didirikan oleh para pedagang Belanda. Di masa itu, terjadi persaingan sengit di antara negara-negara Eropa, yaitu Portugis, Spanyol, Inggris, Perancis dan Belanda, untuk memperebutkan hegemoni perdagangan di Asia Timur.

Untuk menghadapai masalah ini, oleh Staaten Generaal di Belanda, VOC diberi wewenang memiliki tentara yang harus mereka biayai sendiri. Selain itu, VOC juga mempunyai hak, atas nama Pemerintah Belanda yang waktu itu masih berbentuk Republik untuk membuat perjanjian kenegaraan dan menyatakan perang terhadap suatu negara. Wewenang ini yang mengakibatkan VOC dapat bertindak seperti layaknya satu negara.





Kahlifah Abu Bakar As Sidiq

611 M: Menjadi seorang Rasul


Pada tanggal 17 Ramadhan atau 16 Agustus 611 M Nabi Muhammad menjadi seorang Rasul yang ditandai dengan turunnya surat Al-Alaq sebagai wahyu pertama kepadanya.




621 M: Isra' Mi'raj


Nabi Muhammad Isra’ Mi'raj dari masjidil Haram di Makkah ke masjidil Aqsa di Palestina dilanjutkan perjalanan ke Sidrathul Muntaha langit ke 7.




621 M: Bai'at Aqbah Pertama


Bai'at 'Aqabah I (621 M) adalah perjanjian Nabi Muhammad Sallallahu'Alaihi Wasallam dengan 12 orang dari Yatsrib yang kemudian mereka memeluk Islam. Bai'at 'Aqabah ini terjadi pada tahun kedua belas kenabiannya. Kemudian mereka berbaiat (bersumpah setia) kepada Muhammad. Isi baiat itu ada tiga perkara: *Tidak menyekutukan Allah SWT dengan sesuatu apapun. *Melaksanakan apa yang Allah perintahkan. *Meninggalkan apa yang Allah larang.




622 M: Bai'at Aqabah Kedua


Bai'at 'Aqabah II (622 M) adalah perjanjian yang dilakukan oleh Nabi Muhammad Sallallahu'Alaihi Wasallam terhadap 73 orang pria dan 2 orang wanita dari Yatsrib pada waktu tengah malam. Wanita itu adalah Nusaibah bintu Ka’ab dan Asma’ bintu ‘Amr bin ‘Adiy. Perjanjian ini terjadi pada tahun ketiga belas kenabian. Mush’ab bin ‘Umair kembali ikut bersamanya beserta dengan penduduk Yatsrib yang sudah terlebih dahulu masuk Islam. Mereka menjumpai Rosulullah di ‘Aqabah pada suatu malam. Nabi Sallallahu'Alaihi Wasallam datang bersama pamannya Al ‘Abbas bin ‘Abdil Muthallib. Ketika itu Al ‘Abbas masih musyrik, hanya saja ia ingin meminta jaminan keamanan bagi keponakannya Rosul Sallallahu'Alaihi Wasallam, kepada orang-orang Yatsrib itu. Ketika itu Al ‘Abbas adalah orang pertama yang angkat bicara kemudian disusul oleh Rosulullah yang membacakan beberapa ayat Al Qur'an dan menyerukan tentang Islam. Kemudian Rosulullah Sallallahu'Alaihi Wasallam membaiat orang-orang Yatsrib itu . Isi baiatnya adalah: *Untuk mendengar dan taat, baik dalam perkara yang mereka sukai maupun yang mereka benci. *Untuk berinfak baik dalam keadaan sempit maupun lapang. *Untuk beramar ma’ruf nahi munkar. *Agar mereka tidak terpengaruh celaan orang-orang yang mencela di jalan Allah. *Agar mereka melindungi Muhammad sebagaimana mereka melindungi wanita­-wanita dan anak-anak mereka sendiri.




622 M: Hijrah ke Madinah


Nabi Muhammad hijrah dari Makkah ke Madinah. Hijrah tersebut terjadi karena penindasan orang-orang musyrik Quraisy yang luar biasa terhadap Nabi dan para sahabatnya.




622 M: Mendirikan Negara Madinah - Piagam Madinah


Piagam Madinah yang juga dikenal dengan sebutan Konstitusi Madinah, ialah sebuah dokumen yang disusun oleh Nabi Muhammad SAW dengan mengikutsertakan pemuka-pemuka Madinah pada masa itu, yang merupakan suatu perjanjian formal antara dirinya dengan semua suku-suku dan kaum-kaum penting di Yathrib (Madinah) pada tahun 622 M. Dokumen tersebut disusun sejelas-jelasnya dengan tujuan utama untuk menghentikan pertentangan sengit antara kelompok seperti pertentangan Bani 'Aus dan Bani Khazraj di Madinah. Di dalam Piagam Madinah ditetapkan dan diatur hak-hak dan kewajiban-kewajiban bagi setiap suku dan kelompak. Piagam Madinah ini merangkul dan menyatukan seluruh golongan yang ada; Ashar, Muhajirin, suku-suku Yahudi, suku-suku Arab Badui (komunitas-komunitas pagan) yang tinggal di Madinah. Di dalam Piagam Madinah inilah mereka semua yang berbeda suku dan agamanya itu terikat menjadi suatu kesatuan dan disebut sebagai Ummat yang Satu. ---------------------------- Artikel terkait 1. Piagam Madinah









Upaya rekonstruksi garis waktu peradaban manusia ini tentu tidak luput dari salah dan kealfaan. Untuk dukungan, koreksi, saran dan kritik dapat disampaikan disini.

© 2019 Rumah Kebangsaan Pancasila