ITU MAUNYA TUHAN

Diperbarui: 15 Des 2018


Tuhan sang pemilik alam semesta lah yang membentuk tanah Indonesia beribu-ribu pulaunya.

Tuhan empunya bumi ini pula yang merencanakan ratusan suku terlahir di negeri ini.

Dan siapakah lagi yang menakdirkan kita menjadi bangsa yang beraneka warna agamanya jika bukan Dia?

Karenanya yakinlah pasti bahwa semua bukan agar kita berpecah belah.


Dan bukan pula agar kita saling jajah.

Bukan agar kita saling mencaci, membenci, memusuhi apalagi saling memerangi.

Bukan! Semua dimaksudkan agar kita menjelma menjadi bangsa yang arif dan bijaksana.

Semua beda yang kita punya adalah anugerah yang akan membuat kita menjadi bangsa yang kaya akan hikmah.

Ya, menjadi bangsa yang beraneka rupa dan warna memang membuat kita mudah untuk diadu domba dan terpecah belah.

Dan tentu sadar betul kita betapa ketika kita berpecah belah pastilah tak terhindar malapetaka yang akan membawa pertumbuhan darah.

Kiranya kita telah banyak belajar dari semenjak zaman raja-raja dan juga dari gelapnya zaman ketika kita terjajah.

Semua itu haruslah cukup membuat kita untuk berdiri gagah.


Dengan jiwa megah tuk bangun persaudaraan anak-anak bangsa, meski itu tentu tak mudah.

Sejuta kata dan seru harus terus menggema dan berderu sampai terwujud cita tuk menjadi sebuah bangsa yang bersaudara.

Sejuta langkah harus terus tercipta demi terwujud asa dimana kemerdekaan menjadi milik semua anak-anak bangsa.

Maka beruntunglah mereka yang bekerja demi asa, cita-cita dan demi suka cita anak-anak bangsa Indonesia.

Bagi merekalah derajat yang mulia akan menjadi pahala dari Tuhan sang pemilik surga.

© 2019 Rumah Kebangsaan Pancasila