Profile RKP

Mukadimah

Sesuai dengan namanya, Rumah Kebangsaan Pancasila adalah sebuah perkumpulan yang berfokus pada upaya turut serta mengejawantahkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kebangsaan Indonesia sebagai bagian penting dari Nation Building.

 

Pancasila - Bhinneka Tunggal Ika, Undang-Undang Dasar 1945 dan NKRI adalah format utuh yang menjadi landasan pikir, rasa, kata dan gerak Rumah Kebangsaan Pancasila dalam upaya sungguh-sungguhnya membantu negara mensukseskan nation building yang berorientasi pada nation character building demi terwujudnya NKRI yang kuat dan bermartabat.

 

Rumah Kebangsaan Pancasila senantiasa akan setia membantu pemerintahan Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk mewujudkan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945 sesuai dengan apa yang diamanatkan dalam Undang-undang Dasar 1945. Mewujudkan negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

 

Tegaknya Negara Kesatuan Republik Indonesia, terwujudnya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur serta terwujudnya persaudaraan bangsa-bangsa di atas dasar KEMERDEKAAN, PERDAMAIAN ABADI dan KEADILAN SOSIAL yang menjadi cita-cita dan perjuangannya bangsa Indonesia sejak mula-mula itu dengan sendirinya merupakan bagian yang satu dengan cita-cita dan perjuangan Rumah Kebangsaan Pancasila.

 

Profile Singkat

Rumah Kebangsaan Pancasila atau disingkat RKP adalah perkumpulan terbuka yang digagas sejak tahun 2009 oleh Bapak Irwan Hasanuddin seorang praktisi dunia pendidikan yang telah lama aktif berkontribusi mendidik generasi bangsa. Meski RKP secara legal formil baru tercatat dalam akte notaris pada tanggal 22 Maret 2018 yang dibuat oleh BUDI ARYANTO, SH, serta tercatat dalam Keputusan Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia nomer: AHU-0003972.AH.01.07.TAHUN 2018, namun lama sebelum itu RKP telah aktif turut serta berkontribusi untuk bangsa dan negara dengan jalan mensosialisasikan Nasionalisme Indonesia sebagai bagian dari Nation Character Building. Dan bahkan di tahun 2018 sosialisasi nasionalisme Indonesia yang dijalankan oleh RKP telah diikuti oleh lebih dari dua puluh ribu peserta.

 

Pancasila - Bhinneka Tunggal Ika, Undang-undang Dasar 1945 dan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dijadikan sebagai format utuh pikir, rasa, kata dan gerak dari pada RKP membuat RKP lahir, berdiri dan tumbuh dalam semangat untuk turut serta sebesar-besarnya mewujudkan cita-cita kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagaimana diamanatkan oleh UUD'45. Dan karena itulah program yang paling mendasar di RKP adalah mensuksuskan gerakan Nation Character Building. Melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat luas tentang nilai-nilai kebangsaan Indonesia menjadi prioritas utama kegiatan RKP, kerena kami meyakini bahwa hanya ketika jati diri bangsa telah dikenali, tertanam dan menjadi jiwa yang mendasari gerak anak-anak bangsa, maka terwujudnya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur adalah hal yang dekat.

Sebagai sebuah organisasi, Rumah Kebangsaan Pancasila bersifat terbuka dimana setiap orang dapat menjadi bagian dari RKP sejauh yang bersangkutan mempunyai semangat untuk mengabdi kepada negeri, setia kepada ajaran kebangsaan Indonesia, siap untuk mentaati peraturan-peraturan organisasi serta siap bergotong-royong bersama-sama mewujudkan tujuan organisasi dan cita-cita kemerdekaan Indonesia.

 

Rumah Kebangsaan Pancasila menetapkan diri dan berkomitmen untuk mendukung pemerintah serta berperan aktif sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan nilai-nilai Pancasila, mewujudkan amanat UUD 1945 serta berjuang dengan sebaik-baiknya untuk kemajuan dan kepentingan bangsa dan negara. Dan selain dari pada itu, RKP juga menjaga betul segala bentuk intervesi pihak-pihak, kelompok atau siapapun serta kepentingan apapun yang tidak sejalan dengan nilai-nilai kebangsaan Indonesia serta tidak sejalan dengan peraturan yang telah ditetapkan organisasi.

 

Di dalam setiap gerak dan langkahnya yang senantiasa berpijak kuat kepada Pancasila dan UUD'45, RKP akan terus menerus melakukan penyempurnaan paham, wawasan dan konsepsi gerak dan langkah oraganisai dengan mengacu kepada ajaran-ajaran Bung Karno selaku Pemimpin Besar dari pada Revolusi Indonesia yang tentunya tidaklah dengan itu berarti mengesampingkan sumber serta tokoh-tokoh yang lain. RKP akan berusaha untuk turut serta mengakat kembali nama dan ajaran-ajaran Bung Karno serta meyebarluaskannya agar kembali hidup di tengah-tengah prikehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia. Sebab dalam keyakinan kami, kembalinya ajaran Bung Karno di tengah-tengah perikehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia ini juga adalah salah satu prasyarat dari dapat terwujudnya cita-cita kemerdekaan Indonesia.

Visi dan Misi

VISI:
Menjadi organisasi terbaik yang sebaik-baiknya hadir dengan dedikasi penuh untuk nation building yang berorientasi pada nation character building.

MISI:

  1. Mensosialisasikan ajaran kemerdekaan kebangsaan Indonesia dengan seluas-luasnya dengan berbasis pada akar sejarah kejadian bangsa Indonesia itu sendiri.

  2. Menjembatani ajaran kemerdekaan kebangsaan Indonesia dengan ajaran agama yang memang pada dasaranya mempunyai dasar-dasar nilai yang sama.

  3. Membawa Indonesia kepada rel revolusinya dengan mengembalikan peran Bung Karno sebagai Pemimpin Besar Revolusi Indonesia; dimana ajaran-ajarannya dijadikan rujukan utama arah perjalanan bangsa dan negara. 

  4. Menciptakan media, sarana dan wahana untuk pembentukan karakter bangsa dan mencetak kader-kader yang berdedikasi tinggi untuk kemajuan bangsa dan negara.

  5. Menciptakan lapangan kerja yang sebesar-besarnya dengan mengembangkan berbagai usaha kerakyatan.

  6. Membangun sinergi dan kemitraan yang baik dan sehat baik dengan pemerintah maupun organisasi-organisasi lain.

 
 

Team RKP

Kami menyebutnya sebagai sebuah team. Sebuah team yang sinergis di dalam sebuah dedikasi yang besar dan tunggal untuk mewujudkan cita-cita luhur bangsa Indonesia yang diamanatkan oleh Proklamasi 17 Agustus 1945 seperti yang tertera dengan terang di dalam Deklarasi Kemerdekaan Indonesia (Pembukaan UUD 1945).

Foto-Pak-Kusumo.jpg

Kusumo Priyono

Ketua Dewan Pembina

Tokoh yang sejak muda dikenal mempunyai nasionalisme yang besar ini, telah lama sekali aktif dan berkecimpung dalam usaha menumbuhkan kembangkan jiwa nasionalisme di kalangan masyarakat Indonesia. Ciri khas yang tidak lepas darinya adalah gaya berpakaian seperti Bung Karno. Harapan besar yang dimilikinya saat ini adalah dapat menghabiskan hidupnya untuk kemajuan dan kebesaran Bangsa Indonesia.

Foto-Pak-Irwan.jpg

Irwan Hasanuddin

Pendiri

Kecintaannya yang besar kepada Bangsa dan Negaranya terlihat jelas dengan dedikasinya yang besar untuk memajukan pendidikan dan generasi bangsa Indonesia. Karya-karya besarnya seperti Citra Alam (wahana edukasi yang berfokus kepada pelatihan seni budaya dan karakter bangsa), Sekolah Tunas Bangsa (sekolah yang berbasis Budi Pekerti dan Keterampilan sebagaimana yang dimaksudkan dalam Kurikulum Nasional), serta Rumah Kebangsaan Pancasila (wadah bagi generasi bangsa untuk mendedikasikan diri demi kemajuan Bangsa dan Negara) adalah bukti kecintaannya kepada bangsa dan negara Indonesia.

Foto-Pak-Edy.jpg

Edy Suryadi

Ketua Umum

Pengalaman panjangnya dalam upaya menumbuh-kembangkan Paham Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia (Nasionalisme Indonesia) kepada generasi bangsa serta wawasannya yang luas dan mendalam menjadi modal yang besar baginya untuk terlibat aktif mengatur gerak dan langkah Rumah Kebangsaan Pancasila untuk menjadi wadah yang benar-benar dapat berkontribusi besar bagi terwujudnya cita-cita revolusi Indonesia: mewujudkan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

Foto-Pak-Rohadi.jpg

Rohadi

Bendahara Umum

Falsafah hidup dan nilai-nilai spritualitas yang tinggi yang dimilikinya serta kedewasaan karakter yang dimilikinya memberi warna tersendiri yang menjadikan Rumah Kebangsaan Pancasila terus bertumbuh sebagai sebuah wadah bersama generasi bangsa untuk terus menata pikiran dan jiwanya menjadi generasi yang senantiasa mendasari langkah dan geraknya menuju keridhaan Tuhan Yang Maha Esa.

Trilogi Rumah Kebangsaan Pancasila

BER-ILMU

Di RKP kami mempunyai budaya belajar yang tinggi. Belajar dan terus menerus menggali ilmu dengan sedalam-dalamnya adalah keharus bagi kami.

 

Dan di bagi kami, keagamaan dan kebangsaan adalah dwi bidang ilmu yang wajib untuk kami pelajari dan kuasai dengan baik.

BER-BUDI

Di RKP kami mengharuskan setiap orang bukan saja hanya untuk menjadi cerdas, tapi lebih penting lagi dari itu adalah berahlak mulia. Berakhlak mulia itu adalah sebaik-baiknya  buah dari berilmu.

 

Dan bagi kami, menjadi seorang Nasionalis yang Religius adalah bentuk terbaik dari berbudi.

BER-BAKTI

Di RKP kami percaya bahwa sebaik-baiknya manusia adalah yang  bermanfaat bagi manusia lain. Karena itu kami mendedikasikan diri untuk bangsa dan negara serta kemanusiaan.

 Dan bagi kami, berbakti kepada bangsa, negara dan kemanusiaan adalah jalan untuk berbakti kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Ikrar RKP

KAMI PUTERA-PUTERI INDONESIA - RAKYAT INDONESIA, BANGSA INDONESIA – berikrar, bahwa:

1. Kami mengikatkan diri dengan seteguh-teguhnya ikatan pada TERBENTUKNYA BANGSA INDONESIA pada SUMPAH PEMDUA 28 OKTOBER 1928, yang didorong oleh KEINGINAN LUHUR UNTUK MERDEKA dari penjajahan, yaitu: BANGSA INDONESIA YANG SATU NUSA SATU BANGSA SATU BAHASA / BHINNEKA TUNGGAL IKA, sebagai titik mula dari KEJADIAN INDONESIA. Oleh sebab itu kami menyatakan....:
 

Pertama: 
Kami putra dan putri Indonesia, mengaku bertumpah darah yang satu, Tanah Air Indonesia.
Kedua: 
Kami putra dan putri Indonesia mengaku berbangsa yang satu, Bangsa Indonesia.
Ketiga: 
Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, Bahasa Indonesia.

2. Kami menghormati dan menjunjung tinggi Pola Pikir "INDONESIA RAYA" pada Lagu Kebangsaan Indonesia Raya sebagai suatu bentuk Wawasan Kebangsaan Indonesia mula-mula, arah dan cita-cita mula-mula daripada REVOLUSI INDONESIA, serta menghormati "BENDERA MERAH PUTIH" sebagai bendera pemersatu, identitas dan simbol dari idea INDONESIA RAYA itu sendiri.

 

3. Kami menghormati dan menjunjung tinggi PERJUANGAN PERGERAKAN KEMERDEKAAN INDONESIA yang berlangsung selama17 TAHUN sebelum PROKLAMASI KEMERDEKAAN yang telah menghantarkan kita ke depan pintu gerbang kemerdekaan, dalam rangka menuju kepada NEGARA INDONESIA YG MERDEKA BERSATU BERDAULAT ADIL & MAKMUR. Serta menghormati sepenuhnya perjuangan-perjuangan kemerdekaan nasional sebelum itu.

 

4. Kami menghormati dan menjunjung tinggi PROKLAMASI KEMERDEKAAN INDONESIA 17 AGUSTUS 1945, bebasnya TANAH AIR INDONESIA bebasnya BANGSA INDONESIA dari ikatan Kolonial, bentuk terwujudnya INDONESIA MERDEKA sebagai titik berangkat untuk penyusunan dan pembentukan NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA.

 

5. Kami memahami sepenuhnya bahwa DEKLARASI KEMERDEKAAN yang juga kita sebut PEMBUKAAN UUD 1945 itu adalah isi yang sedalam-dalamnya daripada PROKLAMASI dan merupakan penjelasan tentang DARI MANA dan MAU KEMANA kita sebagai BANGSA INDONESIA.

 

6. Kami menghormati dan menjunjung tinggi PANCASILA sebagai DASAR daripada Negara Kesatuan Republik Indonesia, dalam hal ini dasar penyusunan UUD 1945 PROKLAMASI, yang m engakomodir BANGSA INDONESIA YANG SATU NUSA SATU BANGSA SATU BAHASA, yang menjunjung tinggi semboyan persatuan: BHINNEKA TUNGGAL IKA.

 

7. Kami memahami sepenuhnya bahwa PANCASILA sama sekali tidak bertentangan dengan ajaran agama manapun ataupun kebenaran manapun, dan kami siap menjadikannya sebagai dasar pemersatu, dasar falsafah, serta moral-prilaku dalam berkehidupan berbangsa bernegara dan bermasyarakat di Negara Indonesia, bahkan dimana pun berada karena keuniversalannya. Oleh sebab itu maka kami SIAP untuk melaksanakan sila-sila PANCASILA.

8. Kami menghormati dan menjunjung tinggi UUD 1945 PROKLAMASI sebagai REL REVOLUSI untuk pembentukan, penataan dan pembangunan NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA dalam rangka melaksanakan REVOLUSI INDONESIA mewujudkan MASYARAKAT INDONESIA YANG ADIL DAN MAKMUR.

 

9. Kami menghormati dan menjunjung tinggi GARUDA PANCASILA sebagai lambang negara dan sebagai formatika pola susunan UUD 1945 PROKLAMASI yang sempurna-tetap, serta menghormati simbol-simbol lainnya yang menjelaskan pola susunan dari NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA konseptual secara murni dan utuh.

 

10. Kami menghormati dan menjunjung tinggi empat konsensus yang menjadi EMPAT PILAR KEMERDEKAAN BANGSA INDONESIA, berupa konsepsi-konsepsi yang kita yakini akan memerdekakan kehidupan berbangsa bernegara dan bermasyarakat daripada Bangsa Indonesia, yaitu: PANCASILA, UUD 1945, NKRI dengan semboyan persatuan kita BHINNEKA TUNGGAL IKA.

 

11. Kami mendukung sepenuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia turut melaksanakan KETERTIBAN DUNIA yang berdasarkan KEMERDEKAAN, PERDAMAIAN ABADI dan KEADILAN SOSIAL dan turut mewujudkan PERSAUDARAAN BANGSA-BANGSA yang tanpa eksploitasi manusia atas manusia bangsa atas bangsa.

 

SEMOGA TUHAN YG MAHA PENGASIH MENYEMPURNAKAN KEMERDEKAAN BANGSA INDONESIA DGN SESEMPURNA SEMPURNANYA KEMERDEKAAN. SEGALA PUJI BAGINYA, YANG MAHA KUASA ATAS SELURUH ALAM.

 

MERDEKAA!!

 
 

Program Kegiatan RKP

Rumah Kebangsaan Pancasila berkomitmen mendedikasikan diri kepada tercapainya cita-cita Proklamasi Kemerdekaan Indonesia mewujudkan Negara Indonesia yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. Program-program kegiatan RKP  berikut ini sepenuhnya diarahkan kepada upaya Nation Building yang berorientasi pada Natioan Character Building serta sepenuhnya diniatkan sebagai bakti dan persembahan RKP kepada bangsa dan negara:

Program Sosialisasi Nasionalisme Indonesia adalah bagian dari program "Nation Character Building" yang diselenggarakan oleh Rumah Kebangsaan Pancasila yang berkolaborasi dengan Citra Alam dan Taman Wisata Edukasi Jabal Rahman. Program ini bertujuan untuk menjadi bagian dari upaya menumbuh-kembangkan rasa kebangsaan dan pengenalan akan jati diri bangsa kepada masyarakat Indonesia secara luas. Program ini menjadi penting lantaran dikenal dan dijiwainya ajaran kebangsaan Indonesia oleh masyarakat Indonesia secara luas merupakan syarat pokok dari upaya mewujudkan tercapainya cita-cita kemerdekaan Indonesia. Saat ini telah lebih dari 22.000 peserta yang pernah mengikuti acara Workshop Kebangsaan atau Sosialisasi Nasionalisme Indonesia ini. Dan dari kegiatan kaderisasi pemateri yang terus dijalankan, saat ini RKP telah memiliki banyak pemateri yang mampu menyampaikan sosialisasi nasionalisme Indonesia ini dengan kualitas yang teruji. Bahkan beberapa diantaranya adalah pemateri-pemateri usia remaja.  

1. Workshop Kebangsaan

Tour Kebangsaan dalam konten mempunyai kemiripan dengan Workshop Kebangsaan. Hanya saja Tour Kebangsaan ini dikemas outdoor dan memiliki durasi yang lebih pendek dibandingkan dengan Workshop Kebangsaan. Tour Kebangsaan ini dilaksanakan di areal Rumah Kebangsaan Pancasila dimana di areal tersebut terdapat berbagai miniatur kebangsaan yang dipakai sebagai media memperkenalkan paham kebangsaan Indonesia. Dalam pelaksanaan yang berlangsung kurang lebih 40 menit ini, para peserta secara komprehensif akan diajak untuk memahami sejarah inti kejadian bangsa Indonesia. Mulai dari memahami bagaimana bangsa Indonesia ini terbentuk dan segala hal yang mendasarinya, bagaimana bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan dan prinsip-prinsip yang dibawanya, bagaimana negara Indonesia ini disusun dan hal-hal pokok yang menjadi dasar penyusunanannya serta bagaimana bentuk keperibadaian bangsa Indonesia yang harusnya kita jalankan sesuai dengan takdir kejadian bangsa kita tersebut.

2. Tour Kebangsaan

Program Lomba Pidato Bung Karno adalah program rutin tahunan yang diselenggarakan oleh Rumah Kebangsaan Pancasila dengan tujuan mengangkat kembali nama dan ajaran-ajaran Bung Karno sebagi seorang Pendiri Bangsa dan Pemimpin Besar Revolusi Indonesia. Mendorong khususnya generasi muda serta masyarakat luas pada umumnya untuk mengenal ajaran-ajaran Bung Karno tentu sangatlah penting artinya bagi perikehidupan berbangsa dan bernegara Indonesia. Kembali hadirnya ajaran-ajaran Bung Karno sebagai rujukan bangsa Indonesia dalam memahami ajaran kebangsaannya adalah satu prasyarat agar gerak langkah bangsa ini benar-benar berada di atas track yang sebenar-benarnya dari pada Revolusi Indonesia. Dan Lomba Pidato Bung Karno yang kami selenggarakan setiap tahunnya ini diharapkan dapat menjadi trigger yang memicu masyarakat luas untuk mengarahkan perhatiannya kepada Pemimpin Besar Revolusi Indonesia dan ajaran-ajarannya. Dan sampai dengan tahun 2019 ini Lomba Pidato Bung Karno ini telah kami selenggarakan untuk yang ke 5 kalinya.

3. Lomba Pidato Bung Karno

Merajut Persatuan Antar Umat Beragama adalah satu program yang dijalankan Rumah Kebangsaan Pancasila dengan tujuan untuk mengeratkan rasa persatuan dan persaudaraan antar umat beragama. Program ini diselenggarakan melalui jamuan makan bersama lintas agama yang diisi dengan sambutan tokoh-tokoh, diskusi dan silaturahim yang diharapkan dapat menjadi sarana untuk mencairkan kekakuan pandangan antar umat beragama di Indonesia ini. Sebagai sesuatu yang sakral sering kali agama memang sering kali menghadirkan halangan-halangan dalam terwujudnya persatuan dan kesatuan bangsa dalam ragam perbedaan agama yang kita miliki. Adanya nilai-nilai yang sama dan satu pesan yang serupa dalam setiap agama yang mendiami negeri ini serta keberadaan Pancasila sebagai bahasa hidup bersama yang mempunyai daya besar untuk mempersatukan segala bentuk perbedaan menjadi dasar bagai RKP untuk menjalankan Program Merajut Persatuan Antar Umat Beragama ini.

4. Merajut Persatuan Antar Umat Agama

Mengangkat Kualitas Generasi Muda Melalui Program Magang Kerja di Jepang adalah program yang dirintis RKP sejak tahun 2016. Program yang RKP jalani dengan berkolaborasi bersama LPK-YBHS ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dan kemandirian anak-anak bangsa. Program ini dirancang untuk menjadi sebuah model pendidikan baru yang memiliki efektifitas yang tinggi dan mempunyai impact yang berlapis. Efektifitas yang tinggi dari model pendidikan ini lantaran melalui program ini setiap peserta akan secara langsung berlajar dari realitas kehidupan. Dan dipilihnya Jepang sebagai negeri tujuan dimana peserta dikirim untuk bekerja di sana selama minimal satu tahun dan maksimal 5 tahun lamanya, lantaran Jepang mempunyai budaya dan etos kerja yang tinggi, memiliki budaya sosial masyarakat yang dewasa dan memiliki terapan teknologi yang baik dalam berbagai bidang. Setiap peserta yang mengikuti program ini diharapkan dapat terupgrade kualitas diri dan kesejahteraan hidupnya.

5. Mengangkat Kualitas Generasi Muda Melalui Program Magang ke Jepang

Pendampingan UMKM adalah program yang sudah dilakukan RKP sejak tahun 2014. Dalam program ini RKP melakukan mentoring dan pendampingan pengelolaan kepada pelaku UMKM mulai dari membuat perencanaan usaha, persiapan-persiapan administatif dan lain-lain, pemasaran sampai dengan pengelolaan dan penataan sistem usaha. Sampai dengan 2019 ini Rumah Kembangsaan Pancasila telah berhasil membantu dan mendampingi sekitar lebih dari 25 UMKM dalam menjalankan usahanya dan memastikannya usahanya terus tumbuh dan berkembang. Pendampingan UMKM adalah salah satu program yang kami pandang penting di RKP. Melalui program inilah diharapkan tumbuh semangat-semangat kewirausahaan dan lahir wirausahawan-wirausahawan yang keberadaannya akan turut memperkuat perekonomian negeri ini. Dan untuk terus memperkuat hal tersebut kami pun telah membentuk sebuah koperasi yang diharapkan nantinya dapat menjadi solusi permodalan bagi para pelaku UMKM.

6. Pendampingan UMKM

Membangun Kemandirian Desa adalah program yang dijalankan Rumah Kebangsaan Pancasila dengan bersinergi bersama para pengurus, tokoh dan masyarakat desa setempat untuk bergotong royong bersama memajukan desanya. Dalam program ini RKP lebih mengambil peran sebagai pihak yang membantu pengurus dan masyarakat desa untuk membangun memajukan desanya. RKP membantu mengalisa dan menemukan potensi-potensi yang dimiliki desa, kemudian merumuskan langkah-langkah yang perlu dilakukan oleh desa untuk mengoptimalkan potensi tersebut dan secara khusus memberdayakan dan menggerakan pemuda pemudi desa untuk ambil bagian memajukan desanya. Dalam pelaksanaannya proses menuju desa yang mandiri ini harus dilakukan secara gotong royong oleh masyarakat desa itu sendiri. Sebab kesusksesan dari pada program ini sangatlah bergantung pada kesadaran dan kepedulian yang kuat dari pada masyarakat desa tersebut.

7. Membangun Kemandirian Desa

Gerakan Sosial dan Kemasyarakatan adalah program yang diimplementasikan oleh Rumah Kebangsaan Pancasila dengan memberikan bantuan kepada masyarakat sekitar yang mengalami kesulitan hidup. RKP juga ambil bagian untuk turut serta dalam mengatasi permasalahan-permasalah mendasar yang ada di masyarakat. Menyantuni anak-anak yatim dan duafa, mengatasi kenakalan remaja dan penyalah-gunaan narkoba, mengatasi masalah penanggulangan sampah dan hal-hal lainnya yang umum terdapat di lingkuangan masyarakat. Dalam menjalankan program ini RKP bekerjasama dengan pemerintah dan mitra-mitra terkait sesuai dengan bidang dan kompetensinya. Tentu hal ini tidak dapat berhasil hanya dengan melakukan penyuluhan-penyuluhan. Harus ada tindakan dan langkah nyata untuk menarik masyarakan terlibat aktif dalam kegiatan-kegiatan yang produktif.

8. Gerakan Sosial Kemasyarakatan

© 2019 Rumah Kebangsaan Pancasila

35369056_215358055920386_148544739890062